MCB bukan hanya berfungsi sebagai sakelar. Perangkat ini dirancang untuk melindungi rangkaian dari arus lebih dan hubung singkat. Karena itu pemilihan MCB harus mempertimbangkan beban, kabel dan kemampuan pemutusan arus gangguan.
1. Fungsi MCB
MCB melindungi penghantar dan rangkaian ketika terjadi overload atau short circuit. Karakteristik trip harus sesuai dengan jenis beban dan kondisi instalasi.
2. Mengenal karakteristik B, C dan D
Kurva B memiliki ambang trip magnetik yang relatif rendah dan umum untuk beban dengan arus start kecil. Kurva C cocok untuk banyak beban dengan arus inrush sedang. Kurva D digunakan pada beban dengan arus start tinggi dan harus dipilih berdasarkan perhitungan serta kondisi instalasi.
3. Apa arti breaking capacity?
Breaking capacity adalah kemampuan maksimum perangkat proteksi untuk memutus arus hubung singkat pada kondisi yang ditentukan. Nilai seperti 4,5 kA, 6 kA dan 10 kA tidak berarti MCB akan bekerja pada arus tersebut setiap saat; nilai tersebut berkaitan dengan kemampuan pemutusan saat terjadi gangguan.
4. Jangan memilih MCB hanya berdasarkan ampere
Pemilihan harus mempertimbangkan kapasitas kabel, beban, karakteristik beban, sistem pembumian dan estimasi arus hubung singkat. Proteksi yang terlalu besar dapat membuat kabel tidak terlindungi dengan baik.